SELAMAT DATANG

Saudaraku, selamat datang di blog GITA PUJA. Saudaraku, berbagi ilmu pengetahuan, wawasan, dan apa pun yang kita miliki merupakan ibadah. Senyampang masih dapat kita lakukan, mengapa tidak segera kita lakukan? Ayo segera berbagilah kepada kami dan kawan-kawan lainnya dengan cara memberi masukan, komentar, kritik, saran, catatan, dan apa pun tentang blog ini demi kebaikan kita bersama membangun peradaban bangsa dan negara di dunia. Selamat membaca, selamat menikmati sajian dalam blog ini, dan selamat berapresiasi. Salam takzim kami. Beres! Sehat! Sukses! Yes!

Tuesday, 7 September 2010

Taman Kemuliaan


Taman Kemuliaan

Berbahagialah kawan
yang tahu Jalan Kebenaran
ialah Jalan Kebajikan
yaitu Jalan Keselamatan
yakni Jalan Keutamaan
hingga kemudian
berakhir di Kesejahteraan
berakhir di Ketenteraman
berakhir di Kebahagiaan
berakhir di sebuah Taman
Taman yang bukan sembarang taman
ialah Taman Kemuliaan
yaitu Taman Keluhuran
yakni Taman Keabadian

Namun, sungguh gawat dan rawan
di perjalanan banyak simpangan
di perjalanan banyak rintangan
di perjalanan banyak godaan
ada ada saja hambatan dan cobaan
datang silih berganti terus-terusan.

Begitu gelap, tidak ada penerangan
begitu rumit, tidak ada pegangan
dan begitu licin itu jalan kebenaran
harus melewati juga sebuah titian
rambut di belah tujuh bagaikan
kiri dan kanan
belakang dan depan
penuh ancaman
binatang buas, jin, dan setan
datang bergantian
siap menerkam kalian
menggoda dan merontokkan
perjalanan kalian
mencapai Taman Kemuliaan.

Akan tetapi, kawan
jangan gentar untuk menaklukkan
mereka bisa dilawan
dengan senantiasa meningkatkan
sadar: penuh bakti kepada Tuhan;
takwa: semua perintah dilaksanakan,
juga menjauhi semua larangan; dan
iman: hakulyakin hanya kepada Tuhan,
untuk memohon perlindungan, tuntunan,
kekuatan, pengayoman, dan pencerahan.

Perlu juga bekal di perjalanan, kawan
semata-mata hanya untuk keselamatan
selama di perjalanan yang gawat dan rawan
delapan watak keutamaan sebagai kendaraan
jangan lagi engkau menoleh ke kiri dan kanan
bawalah obor sejati sebagai penerangan
pergunakan tongkat sejati sebagai pegangan
lurus-luruslah jalanmu sampai ke tempat tujuan
juga tempat asalmu dahulu sebelum engkau diturunkan:
yakni tiada lain selain Taman Kemuliaan.

Bekasi, 7 September 2010

No comments:

Post a Comment