Saturday, 25 March 2017

AWAL MULA




AWAL MULA

Sesungguhnya,
sebelum ada apa-apa,
sebelum buana ini tercipta
Mahacahaya telah bertakhta
demikian juga rasul nan mulia
sebagai kausa prima, semesta ada.

Cahaya Mahacahaya
sebelum ada apa-apa
berbentuk dan yang berupa
sebelum tergelar buana jagat raya
sebelum semesta alam seisinya tercipta
Cahaya Mahacahaya sudah ada dan bertakhta
tunggal, tiada duanya, meliputi semesta raya seisinya.

Cahaya, ya Cahaya Mahacahaya
sebagai asal mula segala yang ada,
kausa prima, menyebabkan ada semula
Kesadaran Hidup sejati yang tiada taranya,
suci murni, tenang tentram, damai sejahtera
senantiasa suasana kasih sayang nan bahagia
suatu omnipotensi sungguh-sungguh luar biasa.

Kesadaran Hidup Agung berkehendak juga
melepaskan nur-nur cahaya kemampuannya
sebagai pletikan api Cahaya Sang Mahakuasa
Namun, cahaya-cahaya belum ada kancahnya
Omnipotensi diam mulai bergerak-gerak jaya.

Omnipotensi bergerak mengeluarkan daya
seperti air bergerak membangkitkan tenaga
air diam tidak mengeluarkan daya apa-apa
segala kekuatan air bergerak asal air diam jua
lalu cahaya cahaya itu bergerak ke mana-mana
dan asal dari cahaya-cahaya, maka jadilah dunia
jadilah alam semesta, jadilah tergelar jagat raya
jadilah segala flora dan fauna, juga lain-lainnya
jadilah segala makhluk hidup, termasuk manusia
berasal dari cahaya-cahaya serta mahacahaya
dan suatu saat cahaya akan kembali ke cahaya
berasal dari cahaya akan kembali jua ke cahaya.

Bekasi, 1 Agustus 2013

Saturday, 7 January 2017

BALADA NABI NUH AS




BALADA NABI NUH AS

Nuh seorang utusan Tuhan
beberapa kitab meriwayatkan
terukir pada Alkitab dan Alquran
bencana air bah menandai zaman
dengan bahtera, Nuh terselamatkan.

Di tengah kaum Bani Rasib
Nuh diutus memperbaiki nasib
agar hidup kaumnya jadi tertib
namun, mereka suka menyalib
semua ajaran Nuh dianggap aib.

Nuh tiada menyerah
tetap sampaikan risalah
tiada henti dia berdakwah
meski disambut dengan pongah
Nuh tetap tunjukkan jalan termudah
agar mereka dapat kembali kepada Allah

Bani Rasib penyembah berhala
sungguh mereka itu kaum celaka
telinga dan mata sudah tuli dan buta
tidak kenal beda fatamorgana dan nyata
bahkan menganggap Nuh sebagai orang gila
ketika Nuh dan umatnya menyiapkan bahtera.

Akhirnya, datang musibah
bencana banjir besar air bah
gemuruh air bah melimpah
gemuruh dunia membuncah
tunggang langgang gelisah
pohon bangunan roboh pecah
batu gunung bungkah merekah
kaum kalah menyerah pasrah.

Oooh kaum Nuh.

Bekasi, 5 September 2013

Friday, 6 January 2017

BALADA NABI IDRIS AS




BALADA NABI IDRIS AS

Idris seorang nabi
berderjat amat tinggi
sungguh dia mencintai
datangnya kebenaran Ilahi.

Idris sangat suka
belajar apa saja
ilmu sebagai harta
menjadi martabat mulia.

Idris amat perkasa
Singa segala singa
di tengah kaumnya
Bani Kabil pendusta.

Nabi Idris bermartabat mulia
jujur menjadi kemudi utama
sabar perilaku sehari-harinya
syukur bertawakal jadi harta.

Tulus ikhlas menjadi senjata
sadar dan bakti selalu terjaga
iman menjadi tiang agama
takwa jadi pedoman hidupnya.

Nabi Idris selalu mengajarkan
kesabaran yang disertai iman
akan membawa kemenangan
hingga sampai di akhir zaman.

Sesungguhnya orang yang berbahagia
adalah orang yang senantiasa waspada
mengharapkan syafaat dari Yang Maha Esa
dengan amal mulia disertai bakti salehnya.

Bilamana engkau memohon sesuatu
sertakanlah ketulus-ikhlasan niatmu
demikian pula untuk ibadah puasamu
dan juga ibadah sholat setiap harimu.

Janganlah engkau bersumpah palsu
dan jangan menutup-nutupi sumpah palsumu
agar supaya engkau tidak ikut berdosa selalu.

Taatlah engkau kepada rajamu
dan tunduklah kepada pembesarmu
serta penuhilah selalu mulutmu
dengan ucapan puji syukur pada Tuhanmu.

Janganlah iri dan dengki
kepada sesama insani
oleh karena iri dan dengki
menyebabkan penyakit hati.

Barang siapa melampaui kesederhanaan
tidak sesuatu pun akan dapat memuaskan.

Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperolehnya,
seseorang tidak pandai bersyukur kepada Yang Esa
atas nikmat-nikmat karunia yang diperolehnya.

Bekasi, 2 September 2013

AWAL MULA

AWAL MULA Sesungguhnya, sebelum ada apa-apa, sebelum buana ini tercipta Mahacahaya telah bertakhta ...