SELAMAT DATANG

Saudaraku, selamat datang di blog GITA PUJA. Saudaraku, berbagi ilmu pengetahuan, wawasan, dan apa pun yang kita miliki merupakan ibadah. Senyampang masih dapat kita lakukan, mengapa tidak segera kita lakukan? Ayo segera berbagilah kepada kami dan kawan-kawan lainnya dengan cara memberi masukan, komentar, kritik, saran, catatan, dan apa pun tentang blog ini demi kebaikan kita bersama membangun peradaban bangsa dan negara di dunia. Selamat membaca, selamat menikmati sajian dalam blog ini, dan selamat berapresiasi. Salam takzim kami. Beres! Sehat! Sukses! Yes!

Monday, 17 February 2014

TRIJANA UPAYA


TRIJANA UPAYA
 
Apa makna trijana upaya?
Tiga daya upaya penguasa negara
mendekatkan diri dengan rakyat jelata
agar rakyat selalu dapat bersama-sama
para pembesar negara membangun bangsa
menuju kepada keadilan dan hidup sejahtera.

Trijana upaya pertama seorang penguasa
hendaklah selalu memperhatikan rakyatnya
apakah rakyat sedang dalam keadaan duka lara
dirundung berbagai bencana dan malapetaka
yang datang silih berganti melanda negeri kita
ataukah rakyat sedang dalam keadaan suka cita
mendapatkan berbagai anugerah dari penguasa
negara dalam keadaan aman sentosa dan sejahtera.

Trijana upaya kedua seorang penguasa
hendaklah tahu akan stratifikasi masyarakatnya
berapa petani, nelayan, buruh, dan kaum sudra
berapa pedagang, konglomerat, dan kaum waisya
berapa prajuritnya, pamong praja, dan kaum ksatria
berapa para pemuka agama dan kaum brahmana
serta berapa golongan lain menjadi warga negara.

Trijana upaya ketiga seorang penguasa
tahu akan tingkat pendidikan bangsanya
berapa mereka hanya selesai sekolah dasar
berapa mereka hanya selesai sekolah menengah
berapa mereka hanya selesai sekolah kejuruan
berapa mereka telah menyelesaikan sarjana
dan berapa mereka yang hanya kursus-kursus
serta berapa mereka memiliki keterampilkan kerja.

Rupa, wamsa, dan guna upaya bagi penguasa
bermanfaat menentukan arah pembangunan bangsa
agar kebijaksanaan dapat diputuskan secara tepat guna
membuat senang dan bahagia seluruh warga negaranya.

Bekasi, 16 Februari 2014 

No comments:

Post a Comment