SELAMAT DATANG

Saudaraku, selamat datang di blog GITA PUJA. Saudaraku, berbagi ilmu pengetahuan, wawasan, dan apa pun yang kita miliki merupakan ibadah. Senyampang masih dapat kita lakukan, mengapa tidak segera kita lakukan? Ayo segera berbagilah kepada kami dan kawan-kawan lainnya dengan cara memberi masukan, komentar, kritik, saran, catatan, dan apa pun tentang blog ini demi kebaikan kita bersama membangun peradaban bangsa dan negara di dunia. Selamat membaca, selamat menikmati sajian dalam blog ini, dan selamat berapresiasi. Salam takzim kami. Beres! Sehat! Sukses! Yes!

Thursday, 14 October 2010

Aja Dumeh













AJA DUMEH

Aja dumeh merupakan pedoman mawas diri orang Jawa
bilamana engkau dikaruniai sesuatu kelebihan apa saja
janganlah engkau sombong, congkak, takabur, dan loba
serta janganlah lupa terhadap asal-usul dan di sekitar kita
harus senantiasa sadar bahwa kelebihanmu itu anamah saja
dan tidak mustahil juga jerih payah orang di sekitar kita
oleh karenanya janganlah engkau melupakan jasa mereka.

Aja dumeh kumawasa,
banjur tumindhakmu dadi daksura
lan daksia marang ing sapadha-pada.
“Janganlah mentang-mentang engkau berkuasa
lalu perbuatanmu menjadi pongah, congkak, dan loba
serta sewenang-wenang terhadap sesama makhluk-Nya.”

Aja dumeh kuminter
banjur tumindhakmu dadi keblinger
sarta pocap lan lakumu ora tau pener.
“Janganlah engkau mentang-mentang pintar
lalu perbuatanmu menjadi menyimpang dan sasar
serta ucapan dan tingkah lakumu tidak pernah benar.”

Aja dumeh kuat lan kumagagah
banjur tumindhamu sarwa gegabah
lan sakkarepmu dhewe ora ana kang nyegah.
“Janganlah mentang-mentang engkau kuat dan gagah
lalu perbuatanmu menjadi serba ceroboh dan gegabah
serta semaumu sendiri dan tidak ada yang berani mencegah.”

Aja dumeh kumasugih
banjur tumindhakmu lali karo sing ringkih
ora gelem sapa aruh lan senengmu nindhih.
“Janganlah mentang-mentang engkau kaya raya
lalu perbuatanmu melupakan yang lemah tidak berdaya
tidak mau menyapa dan senanganmu cuma memperdaya mereka.”  

Aja dumeh kumamenang
banjur tumindhakmu sewenang-wenang
elinga yen sira katanggor watune bisa gawe wirang.
“Janganlah mentang-mentang engkau sekarang menang
lalu kepada yang kalah perbuatanmu menjadi sewenang-wenang
hendaklah engkau sadar bilamana bertemu batunya dapat membuatmu malu.”

Bekasi, 14 Oktober 2010

No comments:

Post a Comment