SELAMAT DATANG

Saudaraku, selamat datang di blog GITA PUJA. Saudaraku, berbagi ilmu pengetahuan, wawasan, dan apa pun yang kita miliki merupakan ibadah. Senyampang masih dapat kita lakukan, mengapa tidak segera kita lakukan? Ayo segera berbagilah kepada kami dan kawan-kawan lainnya dengan cara memberi masukan, komentar, kritik, saran, catatan, dan apa pun tentang blog ini demi kebaikan kita bersama membangun peradaban bangsa dan negara di dunia. Selamat membaca, selamat menikmati sajian dalam blog ini, dan selamat berapresiasi. Salam takzim kami. Beres! Sehat! Sukses! Yes!

Saturday, 20 June 2015

WEDI WIRANG WANI MATI





WEDI WIRANG WANI MATI

Makna ungkapan: wedi wirang wani mati:
daripada menanggung malu, lebih baik mati.
Malu itu dapat menurunkan derajat diri sendiri,
oleh karena itu, mati jadi pilihan tak terhindari.

Umumnya setiap prajurit yang maju ke medan laga
ketika mengemban tugas membela nusa dan bangsa
mereka tentu berani berkorban demi tegaknya negara
melawan musuh yang jumlah kekuatannya tak terkira
bila dirasa akan mendapatkan kekalahan di medan laga
pulang dengan tidak membawa serta kemenangannya
lebih baik mati berkalang tanah daripada malu selamanya.

Jikalau kita cermati dalam kehidupan kita sehari-hari
petuah luhur nenek moyang ini tentu mengandung arti
penegakan hukum masyarakat haruslah tegak berdiri
tidak boleh condong pada orang-orang pemberi upeti
apalagi pada orang-orang serakah yang suka korupsi
bilamana seseorang itu bersalah haruslah tetap diadili
jangan dibiarkan merusak tatanan masyarakat madani
sekalipun oleh pihak berwajib ia dibiarkan tanpa diadili
masyarakat tetap menghukum dengan dibuat tersendiri,
berarti dikucilkan dari pergaulan masyarakat dunia ini,
merasa daripada menanggung malu lebih baik mati.

Bekasi, 15 Mei 2015

No comments:

Post a Comment