SELAMAT DATANG

Saudaraku, selamat datang di blog GITA PUJA. Saudaraku, berbagi ilmu pengetahuan, wawasan, dan apa pun yang kita miliki merupakan ibadah. Senyampang masih dapat kita lakukan, mengapa tidak segera kita lakukan? Ayo segera berbagilah kepada kami dan kawan-kawan lainnya dengan cara memberi masukan, komentar, kritik, saran, catatan, dan apa pun tentang blog ini demi kebaikan kita bersama membangun peradaban bangsa dan negara di dunia. Selamat membaca, selamat menikmati sajian dalam blog ini, dan selamat berapresiasi. Salam takzim kami. Beres! Sehat! Sukses! Yes!

Monday, 23 January 2012

KEPEMIMPINAN PRAJA PANCA WICAKSANA


PRAJA PANCA WICAKSANA

Apa makna Praja Panca Wicaksana
adalah lima tindakan yang bijaksana
dilakukan oleh seorang pemimpin negara
agar bangsa dan negara memilki perbawa
baik di mata rakyat maupun bangsa di dunia.

Pertama, watak Samad Wicaksana
adalah tindakan bijaksana pemimpin negara
memberi anugerah bagi rakyat yang berjasa
memberi penghargaan bagi semua anak bangsa
yang berprestasi mengukir sejarah peradaban dunia.

Kedua, watak Waspada Wicaksana
adalah tindakan bijaksana pemimpin negara
senantiasa mengutamakan kewaspadaan dan siap siaga
menghadapi berbagai tantangan dan segala bencana
maju tak gentar membela yang benar demi nusa bangsa dan negara.

Ketiga, watak Tera Wicaksana
adalah tindakan bijaksana pemimpin negara
memberi perlakuan yang sama adil terhadap rakyatnya
timbang, tidak berat sebelah atau condong kepada siapa saja
hingga terciptanya disiplin masyarakat mematuhi hukum negara.

Keempat, watak Dana Wicaksana
adalah tindakan bijaksana pemimpin negara
mengutamakan tercukupinya papan, makan, dan busana
bagi rakyat beguna sekali untuk mengangkat papa sengsara
sehingga kehidupan rakyat menjadi sejahtera dan bahagia.

Kelimanya, watak Denda Wicaksana
adalah tindakan bijaksana pemimpin negara
menghukum mereka yang berbuat angkara murka
karena mereka jelas-jelas melanggar hukum negara
sehingga negara terpelihara keamanan dan kedamaiannya
terjaga kewibawaannya hingga dunia pun menghormatinya.

Bekasi, 23 Januari 2012

No comments:

Post a Comment