SELAMAT DATANG

Saudaraku, selamat datang di blog GITA PUJA. Saudaraku, berbagi ilmu pengetahuan, wawasan, dan apa pun yang kita miliki merupakan ibadah. Senyampang masih dapat kita lakukan, mengapa tidak segera kita lakukan? Ayo segera berbagilah kepada kami dan kawan-kawan lainnya dengan cara memberi masukan, komentar, kritik, saran, catatan, dan apa pun tentang blog ini demi kebaikan kita bersama membangun peradaban bangsa dan negara di dunia. Selamat membaca, selamat menikmati sajian dalam blog ini, dan selamat berapresiasi. Salam takzim kami. Beres! Sehat! Sukses! Yes!

Thursday, 8 July 2010

Biodata Puji Santosa


Puji Santosa lahir di kota Madiun, Jawa Timur, 11 Juni 1961. Kini beliau menjabat sebagai Koordinator Jabatan Fungsional (KJF) Peneliti, Arsiparis, dan Pustakawan di lingkungan Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, sejak 1 April 2009.  Hal ini berkaitan dengan tugas beliau sebagai peneliti senior di bidang kebahasaan dan kesusastraan Indonesia dan Daerah pada Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, dengan pang­kat Peneliti Utama  (TMT 1 Maret 2010, beliau telah mencapai pangkat Peneliti Utama, IVI-D, dengan angka kredit 1.114,60). Peneliti aktif ini pernah menjadi anggota dan pengurus HISKI (Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia), anggota HPBI (Himpunan Pembina Bahasa Indonesia), dan anggota MLI (Masyarakat Linguistik Indonesia) Cabang Komisariat Pusat Bahasa, serta anggota dan pengurus Pangestu (Paguyuban Ngesti Tunggal) Ranting Rahayu Madiun (1986—1988), Cabang Jakarta I (1988—1999), Ranting Bekasi (1998—sekarang), Pusat (2002—2006), dan Wakil Koordinator Wilayah Kalimantan (2006—2008).
Beliau pernah juga bertugas di Kalimantan Tengah, Palangkaraya, selama 27 bulan (September 2006—Desember 2008) dengan aktif menggalang kerja sama kebahasaan dan kesusastraan dengan berbagai institusi, terutama dengan pemerintah daerah: provinsi, kota, dan kabupaten, media massa, dan MGMP Bahasa Indonesia SLTP dan SLTA kota Palangkaraya. Pendidikan S-1-nya dari Fakultas Sastra Uni­ver­sitas Sebelas Maret Surakarta (1986). Pendidikan tambahan di­tem­puh dengan berbagai penataran kebahasaan dan kesusastraan yang diselenggarakan oleh Pusat Bahasa dan Direktorat Jenderal Kebudayaan (1988--1998) meliputi penataran Ejaan Bahasa Indonesia, Penataran Penelitian Sastra, Penataran Penelitian Sejarah Sastra, dan Penataran Penyuntingan Bahasa. Pendidikan S-2-nya (Magister Huma­nio­ra) dari Program Pascasarjana, Fakultas Ilmu Pengetahuan Bu­daya, Universitas Indonesia (2002).
          Kariernya dimulai ketika mahasiswa dengan mengajar pada Bim­bingan Tes Masuk Perguruan Tinggi "Gemini Studi Club" Surakarta (1983--1985), Guru SMP Tunas Pembangunan Madiun (1984--1985), Dosen IKIP PGRI Madiun (1986--1988), Tutor Bahasa Indonesia pada Program Penyetaraan D-II Guru-Guru Sekolah Dasar, Universitas Terbuka, Jakarta (1994), dosen Jurusan Sastra Indonesia dan Sastra Jepang pada Fakultas Sastra Universitas Nasional, Jakarta (2002–2006), dosen bahasa pemerintahan pada Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIP-AN) Jakarta (2004–2006, 2009--2010), penulis modul, korektor, dan tutor PGSD S-1 Universitas Terbuka untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Banten (2003—2006). Selain itu, dia sering diundang untuk mengajar tentang penelitian, penulisan karya tulis ilmiah, dan bahasa jurnal ilmiah oleh: (1) Litbang Departemen Agama, (2) Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), (3) Politeknik Departemen Kesehatan Jakarta III, dan (4) Departemen Kelautan dan Perikanan. Mulai 1 Maret 1988 hingga kini bekerja pada (yang dahulu disebut) Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, sebagai staf Bidang Perkamusan dan Peristilahan (1 Maret—31 Agustus 1988), staf Peneliti Bidang Sastra Indonesia dan Daerah (1 September 1988—28 Februari 2006), staf Kodifikasi dan Pembakuan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah (1 Maret—30 September 2006), menjabat sebagai Pelaksana Harian Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah di Palangkaraya (1 Oktober 2006—10 Desember 2008), Ketua Tim Penilai Instansi Tenaga Fungsional Peneliti (sejak 1 Februari 2009 hingga kini), dan Koordinator Jabatan Fungsional (KJF) Peneliti, Arsiparis, dan Pustakawan di lingkungan Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional (sejak 1 April 2009 hingga kini).
          Sejak duduk di bangku sekolah menengah telah gemar menulis "roman sacuwil" dan cerita "taman putra" pada majalah berbahasa Jawa, Jaya Baya. Kemudian merambah pada surat kabar nasional dan daerah lain, seperti Berita Buana, Terbit, Sinar Pagi Minggu, Merdeka, Pelita, Dayak Pos, Kalteng Pos, Borneo News, Radar Banjarmasin, Jurnal Nasional, dan Jayakarta. Bebe­rapa majalah dan bulettin juga dirambah tulisannya, antara lain, Cakrawala (IKIP PGRI Madiun), MIBAS, Akademika, dan Kajian Linguistik dan Sastra (Universitas Muhammadiyah Surakarta), Fenomena/Fenolingua (Universitas Widyadharma Klaten), Gema Panca Marga (Pemuda Pangestu Yogyakarta), Suar Betang (Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah), LOA (Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur), Bahasa dan Sastra, Atavisme, Tiara Bahasa, Horison, Kakilangit, Kebudayaan, Dwija Wara, SawoManila (Jakarta), Bahana dan Pangsura (Brunei Darussalam). Ia pernah mendapat penghargaan sebagai Juara III Lomba Penulisan Esai Hari Kesaktian Pancasila, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1996), serta Bintang Budaya dan Piagam Budaya Jawa dari Pusat Lembaga Kebudayaan Jawi Surakarta (2005).
Buku-buku yang ditulis sendiri, antara lain, (1) Teori Sastra (IKIP PGRI Madiun, 1986), (2) Ancangan Semiotika dan Pengkajian Susastra (Bandung: Angkasa, 1993), (3) Kisah Syeh Mardan (Jakarta: Pusat Bahasa, 1995), (4) Pengetahuan dan Apresiasi Sastra dalam Tanya-Jawab (Ende-Flores: Nusa Indah,  1996), (5) Bahtera Kandas di Bukit: Kajian Semiotika Sajak-sajak Nuh (Surakarta: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2003), (6) Pandangan Dunia Darmanto Jatman (Jakarta: Pusat Bahasa, 2006), (7) Menggapai Singgasana (Jakarta: Pusat Bahasa, 2008), dan (8) Kekuasaan Zaman Edan: Derajat Negara Tampak Sunya-ruri (Yogyakarta: Pararaton, 2010). Buku ditulis bersama (tim), antara lain: (1) Panduan Belajar Bahasa Indonesia SMP (serial 6 jilid, Yudhistira, Jakarta, 1991), (2) Terampil Berbahasa Indonesia SMP (serial 6 jilid, Mitra Gama, Yogyakarta, 2000), (3) Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD (modul UT, 2003), (4) Citra Manusia dalam Drama Indonesia Modern 1920—1960 (Pusat Bahasa,1993), (5) Citra Manusia dalam Drama Indonesia Modern 1960—1980 (Pusat Bahasa,1998), (6) Struktur Sajak-sajak Abdul Hadi W.M. (Pusat Bahasa, 1996), (7) Analisis Sajak-Sajak J.E. Tatengkeng (Pusat Bahasa, 1995), (8) Soneta Indonesia: Analisis Struktur dan Tematik (Pusat Bahasa, 1996), (9) Unsur Erotisme dalam Cerita Pendek Tahun 1950-an (Pusat Bahasa, 1998), (10) Drama Indonesia Modern dalam Majalah Indonesia, Siasat, dan Zaman Baru 1945--1965: Analisis Tema dan Amanat Disertai Ringkasan dan Ulasan (Pusat Bahasa, 2003), (11) Sastra Keagamaan dalam Perkembangan Sastra Indonesia: Puisi 1946—1965 (Pusat Bahasa, 2004), (12) Pandangan Dunia Motinggo Busye (Kantor Bahasa Provinsi Lampung, 2008), (13) Kritik Sastra: Teori, Metodologi, dan Aplikasi (Elmatera Publishing: Yogyakarta, 2009), dan (14) Estetika: Sastra, Sastrawan, dan Negara (Pararaton:Yogyakarta, 2009).
Beberapa artikelnya dimuat dalam buku antologi, antara lain, (1) Dendy Sugono dan Suladi (2000) Kiprah HPBI 2000: Bahasa Indonesia, Negara, dan Era Globalisasi (Jakarta: HPBI Pusat), (2) Sudiro Satoto dan Zainuddin Fanani (2000) Sastra: Ideologi, Politik, dan Kekuasaan (Surakarta: Muhammadiyah University Press), (3) Sujarwanto dan Jabrohim (2002) Bahasa dan Sastra Indonesia Menuju Peran Transformasi Sosial Budaya Abad XXI (Yogyakarta: Gama Media dan Universitas Ahmad Dahlan), (4) B. Trisman (et al., 2003) Antologi Esai Sastra Bandingan dalam Sastra Indonesia Modern (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia), (5) T. Christomy dan Untung Yuwono (2004) Semiotika Budaya (Depok: Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya, Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia), dan (6) Ibnu Wahyudi (2004) Menyoal Sastra Marginal (Jakarta: Wedatama Widya Sastra bekerja sama dengan Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia Pusat).

No comments:

Post a Comment