SELAMAT DATANG

Saudaraku, selamat datang di blog GITA PUJA. Saudaraku, berbagi ilmu pengetahuan, wawasan, dan apa pun yang kita miliki merupakan ibadah. Senyampang masih dapat kita lakukan, mengapa tidak segera kita lakukan? Ayo segera berbagilah kepada kami dan kawan-kawan lainnya dengan cara memberi masukan, komentar, kritik, saran, catatan, dan apa pun tentang blog ini demi kebaikan kita bersama membangun peradaban bangsa dan negara di dunia. Selamat membaca, selamat menikmati sajian dalam blog ini, dan selamat berapresiasi. Salam takzim kami. Beres! Sehat! Sukses! Yes!

Friday, 5 August 2011

Wahyu Agung Pembebas Jagat

Sastra Jendra Hayuningrat

Werdining Sastra Jendra Puniki

Sastra Ngelmu Jendra Gung Bawana

Ya Ngelmu Sangkan Parane

Ngelmu Sajati Tuhu

Pituduh Nyata Guru Jati

Lakune Hastha Sila

Ngambah Dalan Hayu

Nyingkiri Kabeh Paliwara

Dadia Hayune Bawana Sayekti

nTuk Nugrahaning Suksma



Lakune Hastha Sila Puniki

Tarlen Saking Netepi Trisila

Kapindho Pancasilane

Trisila Tegesipun

Panembahing Cipta Lan Ati

Tri Prakara Binagya:

Pracaya Mituhu

Eling Kang Mangka Purwanya

Marang Gusti Pangeran Kang Maha Suci

Sinebut Tripurusa



Kang Aran Pancasila puniki

Susilayu Silastuteng Driya

Sucining Kalbu Tegese

Limang Prakara Iku

Dihin Rila Mring Kukum Widdhi

Kapindho Anarima

Ing Sakadar Pandum

Katri Temen Barang Karya

Ping Pat Sabar Nampa Cobaning Hyang Widdhi

Lima Luhur Budinya



(Terjemahan dalam Bahasa Indonesia kurang lebih sebagai berikut.
Rahasia makna Sastra Jendra Hayuningrat ialah
Sastra = Ilmu, Jendra = Agung, Hayuningrat = Wahyu Pembebas Jagat,
Yakni Ilmu Asal dan Tujuan Hidup,
Ilmu Sejati yang sesungguh-sungguhnya,
Petunjuk Nyata Guru Sejati,
Lakunya (dengan watak) Hasta Sila,
Menempuh Jalan Rahayu (Jalan Keselamatan), dan
Menyingkiri semua Paliwara (Lima Larangan Tuhan),
Jadilah Keselamatan, Kesejahteraan, dan Ketentraman Dunia
Mendapatkan Anugerah Tuhan.

Laku (dengan watak) Hasta Sila ialah
Tiada lain hanya dari menetapi Trisila,
dan yang kedua Pancasila.
Trisila maknanya:
Panembahnya Cipta dan Hati,
Terdiri atas Tiga Hal:
Percaya (Iman), Taat (Takwa), dan
Sadar (Zikir, Sembahyang, dan berbakti) untuk yang utamanya
Kepada Tuhan Yang Maha Esa ialah Tuhan Yang Maha Suci
Disebut Tripurusa.

Yang disebut dengan Pancasila ialah
Hati yang bersih penuh dengan kesusilaan
Maknanya Sucinya Hati
Itu ada lima hal:
Yang pertama: Rela terhadap Hukum Tuhan,
Yang kedua: Menerima
apa pun yang sudah menjadi bagiannya,
Yang ketiga: Jujur menepati janji dan kesanggupan,
Yang keempat: Sabar menerima cobaan Tuhan,
Yang kelimanya: Berbudi Luhur.)


No comments:

Post a Comment