Saturday, 4 September 2010

Harus Tetap Dijaga

HARUS TETAP DIJAGA

Semangat harus tetap dijaga
beribadah dan bekerja
tidak perlu berkeluh kesah
meski badan terasa lelah

Nama baik harus tetap dijaga
demi martabat dan harga diri
ubah watak-watakmu yang tercela
jangan sampai nama baik ternodai

Negara dan bangsa harus tetap dijaga
dari ancaman negara serumpun Malaysia
demi martabat dan harga diri juga
daripada perang dipilih diplomasi saja

Friday, 3 September 2010

Oh Dunia

OH DUNIA

Hidup di dunia penuh derita
setiap hari ada-ada saja
peristiwa-peristiwa duka
bencana dan air mata
tanah longsor dan gempa
banjir, tsunami, gunung meletus juga
kebakaran, tabrakan, tawuran massa
pencurian dan perampokan bersenjata
apalagi mendekati hari raya
rakyat hidup tambah sengsara
hai manusia
mengapa kau suka hidup di dunia
yang penuh silau pesona maya
kau tahu dunia ini fana
kau suka hidup di dunia

Bersyukur

BERSYUKUR 1

Bersyukur bersyukurlah bersyukur
sudah berapa juta-juta kilomilyar
kita menghirup udara segar
membuat hidup menjadi begitu tegar
sudah berapa juta liter jernih air
membuat sirkulasi dalam tubuh lancar
cukup sandang, pangan, dan papan memancar
rezeki Ilahi terus mengalir
sekali bersyukur tetap bersyukur
hidup subur makmur
terasa lebih segar dan bugar.

Thursday, 2 September 2010

Rezeki di Jalan Ilahi

Mari mencari rezeki di jalan Ilahi.
Tidak perlu sikut kanan kiri.
Tidak perlu iri dan dengki.
Halal dan memberkahi.
Bikin hidup penuh damai di hati. 
Bahagia tenteram hingga nanti.

Mengukir Prestasi

MENGUKIR PRESTASI

 

Seiring terbitnya matahari,

mari kita bersama mengukir prestasi,

berlomba mengejar ridha Ilahi,

bekal hidup di kemudian hari.

Wednesday, 1 September 2010

Kafilah di Bumi

KAFILAH DI BUMI

Selamat pagi wahai mentari
semburat cahyamu memberi
kesegaran baru bagi insani
mereka berkarya, bekerja demi
anak cucu dan istri
mereka beribadah demi
panggilan hati nurani
mewakili karya Illahi
sebagai kafilah di bumi

Kupinta Lagi


KUPINTA LAGI

Hai pagi yang baru menjelang
Pulangkan imanku yang sudah hilang
Berikan daku Cinta dan Hasrat
Supaya aku boleh mendarat...

Kulihat terang ...
Meski tidak benderang...
Sehingga gelap,
Lambat laun ‘kan lenyap!

(J.E. Tatengkeng. 2000. Rindu Dendam. Jakarta: Pustaka Jaya)

Pertemuan 15 Teori Sastra Tempatan